Mindfulness dipandang sebagai strategi alternatif dalam membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengendalikan emosi secara adaptif melalui kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode mindfulness terhadap regulasi emosi anak usia dini. Penelitian merupakan penelitian mixed methods, kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group, dan kualitatif dengan observasi. Data dikumpulkan melalui angket Emotion Regulation Checklist (ERC) dan lembar observasi perilaku emosional. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara skor perilaku sebelum dan setelah intervensi mindfulness (p = 0,133; p > 0,05). Sementara itu, hasil observasi menunjukkan penurunan perilaku negatif seperti tantrum, konflik fisik, dan penolakan instruksi, serta peningkatan perilaku positif seperti kemampuan menenangkan diri, fokus, empati, dan menunggu giliran. Temuan ini menunjukkan bahwa mindfulness efektif secara praktis dalam mendukung regulasi emosi anak usia dini meskipun belum signifikan secara statistik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan praktik pedagogis PAUD dengan merekomendasikan integrasi mindfulness secara rutin dan berkelanjutan dalam pembelajaran untuk mendukung perkembangan regulasi emosi anak di konteks PAUD Indonesia.
Copyrights © 2026