Hipkin Journal of Educational Research
Vol. 3 No. 1 (2026): Hipkin Journal of Educational Research, April 2026

The teacher’s approach to informatics in the Kurikulum Merdeka

Dimas Jordan Permana (Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
24 Apr 2026

Abstract

The Informatics subject in the Independent Curriculum demands an adaptive learning approach, especially in schools with limited infrastructure. Although students are considered digital natives, in reality, their understanding of technology concepts, digital ethics, and information security remains low. This study aims to identify the Informatics learning strategies teachers implement to address these challenges, particularly at MAN Kota Cimahi. The method used was qualitative, with data collection techniques consisting of semi-structured interviews with Informatics teachers, which were analyzed thematically. The results showed that teachers implemented a contextual approach through everyday-life analogies and used peer-teaching methods to address differences in student abilities. Furthermore, teachers gradually developed digital literacy and used project assignments to address the limited time and facilities. These learning practices improved students' understanding of technical materials while encouraging critical thinking, collaboration, and digital responsibility. This study confirms that teachers' pedagogical competence and flexible strategies are crucial for supporting the implementation of the Independent Curriculum, even amid limited facilities and infrastructure.   Abstrak Mata pelajaran Informatika dalam Kurikulum Merdeka menuntut pendekatan pembelajaran yang adaptif, terutama di sekolah dengan keterbatasan infrastruktur. Meskipun murid dianggap sebagai digital natives, kenyataannya, pemahaman mereka terhadap konsep teknologi, etika digital, dan keamanan informasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran Informatika yang diterapkan oleh guru dalam menghadapi tantangan tersebut, khususnya di MAN Kota Cimahi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dengan guru Informatika yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pendekatan kontekstual melalui penggunaan analogi kehidupan sehari-hari serta memanfaatkan metode peer teaching untuk mengatasi perbedaan kemampuan murid. Selain itu, guru juga mengembangkan literasi digital secara bertahap dan menggunakan tugas proyek sebagai solusi terhadap keterbatasan waktu dan fasilitas. Praktik pembelajaran ini mampu meningkatkan pemahaman murid terhadap materi teknis sekaligus mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan bertanggung jawab secara digital. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi pedagogik guru dan strategi yang fleksibel berperan penting dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka, bahkan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. Kata Kunci: Informatika; Kurikulum Merdeka; literasi digital; pembelajaran kontekstual; peer-to-peer

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

hipkin-jer

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

Hipkin Journal of Educational Research (Hipkin JER) e ISSN: 3047-5309 p ISSN: 3047-535X published by the Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)/Indonesian Curriculum Developer Association in collaboration with the Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas ...