Serial Netflix The 8 Show mengangkat isu kesenjangan sosial yang merepresentasikan realitas Korea Selatan melalui keadaan ekonomi, status, dan kekuasaan. Penelitian ini menganalisis representasi kesenjangan sosial dalam serial menggunakan metode penelitian kualitatif interpretatif dengan alat analisis semiotika Roland Barthes. Data diperoleh melalui adegan yang merepresentasikan kesenjangan sosial dan literatur untuk memperkuat hasil analisis. Melalui tiga fokus analisis, ditemukan adanya kesenjangan sosial berdasarkan perbedaan ekonomi, yaitu pendapatan serta aset, perbedaan status sosial melalui perbedaan gaya hidup, serta perbedaan kepemilikan kekuasaan yang mengakibatkan munculnya penindasan dan intimidasi. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan satu sama lain, yang mana status sosial yang digambarkan dalam serial didapat karena adanya kepemilikan uang dan kekuasaan salah satu peserta. Secara keseluruhan, penelitian mengungkapkan adanya representasi kesenjangan sosial di dalam serial The 8 Show secara simbolik dan sesuai dengan realitas kehidupan nyata sosial budaya yang terjadi di Korea Selatan sebagai latar serial.
Copyrights © 2026