Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Vol. 14 No. 1 (2026): April

Reading Literacy in Higher Education: Academic and Demographic Differences

Agus Jayadi (Mandalika University of Education)
Rila Hardiansyah (Mandalika University of Education)
Ahmad Muslim (Mandalika University of Education)
M Rasyid Ridlo (Mandalika University of Education)
Zulfakar (Mandalika University of Education)
Muhammad Iqbal (Universitas Pendidikan Mandalika)



Article Info

Publish Date
07 Apr 2026

Abstract

This study investigated the relationship between reading literacy and academic characteristics among university students at the Faculty of Education and Psychology, Universitas Pendidikan Mandalika. Using a quantitative approach with a cross-sectional survey design, data were collected from 185 students across four study programs through a timed reading literacy test based on Bloom's taxonomy, comprising 10 items at cognitive levels C2 through C5. Chi-square analysis was employed to examine the association between reading literacy categories (Very Poor, Poor, Fair, Good, Very Good) and demographic variables. Results revealed significant associations between reading literacy and study program (χ² = 25.755, p = .012), gender (χ² = 12.861, p = .012), and academic semester (χ² = 26.786, p = .008). However, no significant relationship was found with GPA (χ² = 13.288, p = .102), school origin (χ² = 2.799, p = .592), or high school major (χ² = 12.506, p = .130). The majority of students (64.3%) demonstrated good to very good reading literacy, with a mean score of 77.44 (SD = 22.02). These findings suggest that institutional and demographic factors play important roles in shaping students' reading literacy competencies, while prior academic achievement may not be a reliable predictor of reading literacy performance in higher education contexts. Keywords: reading literacy, chi-square analysis, academic characteristics, university students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara literasi membaca dengan karakteristik akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Pendidikan Mandalika. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, data dikumpulkan dari 185 mahasiswa yang berasal dari empat program studi melalui tes literasi membaca terbatas waktu berdasarkan taksonomi Bloom, terdiri dari 10 butir soal pada level kognitif C2 hingga C5. Analisis chi-square digunakan untuk menguji hubungan antara kategori literasi membaca (Sangat Kurang, Kurang, Cukup, Baik, Sangat Baik) dengan variabel demografis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara literasi membaca dengan program studi (χ² = 25,755; p = 0,012), jenis kelamin (χ² = 12,861; p = 0,012), dan semester akademik (χ² = 26,786; p = 0,008). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan IPK (χ² = 13,288; p = 0,102), asal sekolah (χ² = 2,799; p = 0,592), atau jurusan di sekolah asal (χ² = 12,506; p = 0,130). Sebagian besar mahasiswa (64,3%) menunjukkan literasi membaca yang baik hingga sangat baik, dengan skor rata-rata 77,44 (SD = 22,02). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor institusional dan demografis memainkan peran penting dalam membentuk kompetensi literasi membaca mahasiswa, sementara prestasi akademik sebelumnya mungkin bukan prediktor yang andal untuk kinerja literasi membaca di konteks pendidikan tinggi. Kata Kunci: literasi membaca, analisis chi-square, karakteristik akademik, mahasiswa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

visionary

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences Other

Description

Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu ...