Kecerdasan buatan belum sepenuhnya maksimal digunakan pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan terkait dampak spesifik dari pembelajaran berbasis kecerdasan buatan terhadap literasi numerik siswa sekolah dasar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan metode kuantitatif. Metode yang diterapkan adalah pretest-posttest control group design. Hasil evaluasi hipotesis mengindikasikan bahwa pembelajaran yang memanfaatkan kecerdasan buatan memberikan kontribusi positif yang terukur terhadap peningkatan literasi numerik pada siswa sekolah dasar. Proses pembelajaran yang dibantu kecerdasan buatan telah memfasilitasi suasana edukatif yang mampu menyesuaikan diri dan bersifat interaktif. Penyesuaian individual ini memiliki arti penting dalam literasi numerik mengingat perbedaan dalam tingkat pemahaman setiap siswa.
Copyrights © 2026