Penguatan kompetensi berbasis pemanfaatan dataset sekunder menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan kesiapan riset mahasiswa. Namun, masih terdapat kesenjangan antara pemahaman konseptual metodologi dan kemampuan operasional dalam mengolah data riil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi analitik mahasiswa, memperkuat kemampuan eksplorasi dataset sekunder, serta mengevaluasi transformasi kesiapan penelitian melalui pelatihan intensif satu hari. Evaluasi menggunakan model Context–Input–Process–Product (CIPP) dengan partisipan 40 mahasiswa Agribisnis Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur yang dipilih secara purposif. Intervensi mengintegrasikan demonstrasi dataset dan praktik mandiri terbimbing. Kesiapan riset diukur secara multidimensi meliputi aspek kognitif, prosedural, dan afektif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dari 85% menjadi 100%, capaian keterampilan operasional berada pada kategori baik (mean 3,45/4), dan respons afektif sangat tinggi (mean 4,6/5). Temuan ini menunjukkan pelatihan singkat berbasis praktik efektif sebagai pemicu percepatan kesiapan penelitian mahasiswa. Meskipun terdapat potensi ceiling effect dan keterbatasan data agregat, model yang dikembangkan bersifat terstruktur dan berpotensi direplikasi pada konteks pendidikan tinggi.
Copyrights © 2026