Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tren penelitian tentang literasi budaya pada jenjang sekolah dasar melalui pendekatan bibliometrik. Tujuannya penelitian ini untuk mengidentifikasi perkembangan, fokus kajian, serta isu-isu baru yang muncul dalam bidang ini selama satu dekade terakhir. Data penelitian dikumpulkan dari database Scopus dengan rentang publikasi tahun 2016–2025. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dan VOSviewer untuk memetakan produktivitas publikasi, jejaring kolaborasi penulis, kontribusi negara, serta keterkaitan kata kunci. Teknik analisis kuantitatif digunakan untuk memvisualisasikan pola sitasi dan klaster penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsisten dalam jumlah publikasi dengan lonjakan signifikan terjadi pada tahun 2022. Amerika Serikat menjadi kontributor utama, diikuti oleh Indonesia, Australia, Brazil, dan Jerman. Analisis kata kunci menunjukkan pergeseran fokus dari pendekatan tradisional yang menekankan peran guru dan kurikulum menuju isu-isu yang lebih dinamis seperti partisipasi siswa, konteks budaya lokal, serta evaluasi berbasis data. Temuan ini juga mengungkap masih terbatasnya penerapan pedagogi yang responsif terhadap budaya lokal dan minimnya penggunaan media pembelajaran kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan model, strategi, dan media pembelajaran berbasis budaya untuk memperkuat literasi budaya secara merata dan aplikatif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026