Desa Majannang di Kabupaten Gowa memiliki potensi strategis sebagai desa sehat berbasis sport-wellness dan eduwisata, namun masih menghadapi kelemahan kelembagaan ekonomi, rendahnya literasi gizi, ketiadaan teknologi pascapanen, serta minimnya aktivitas ekonomi kreatif pemuda dan digitalisasi desa. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat ekonomi komunitas melalui transformasi Desa Majannang menjadi ―Desa Sehat‖ berbasis sportpreneurship eduwisata dan digital AI-responsif dengan sasaran utama Kelompok Tani Padangmalullu dan Karang Taruna Nirannuang. Metode yang digunakan berupa pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui sosialisasi dan FGD, pelatihan literasi keuangan dan perencanaan usaha, workshop diversifikasi produk pangan lokal bergizi, pelatihan sportpreneurship dan manajemen event eduwisata, pelatihan sistem informasi dan branding digital, serta penerapan teknologi tepat guna (dehydrator, vacuum sealer, label dan QR produk) yang didukung pendampingan teknis dan monitoring berkala. Hasil tahun pertama menunjukkan terbentuknya beberapa produk olahan sehat berbasis komoditas lokal, meningkatnya pemahaman business plan dan strategi pemasaran digital pada kelompok tani, serta menguatnya kapasitas Karang Taruna dalam mengelola kegiatan sport-eduwisata dan komunitas digital. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi sportpreneurship, eduwisata, dan digitalisasi usaha lokal merupakan model penguatan ekonomi komunitas yang relevan dan berpotensi direplikasi pada konteks desa rural agraris lainnya.
Copyrights © 2026