Latar belakang penelitian ini berangkat dari perubahan orientasi pemikiran Muhammadiyah yang awalnya berkarakter puritan, berfokus pada pemurnian ajaran Islam dari praktik bid’ah, khurafat, dan tahayul. Seiring perkembangan globalisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan, Muhammadiyah mengalami perluasan perspektif menuju sikap yang lebih kosmopolitan dan terbuka terhadap keragaman budaya serta kerja sama lintas iman. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika pergeseran tersebut tanpa mengubah substansi pemikiran dasar Muhammadiyah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah karya-karya ilmiah dan dokumen yang relevan mengenai puritanisme, kosmopolitanisme, dan gerakan Muhammadiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran ini merupakan proses gradual yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Sikap kosmopolitan tidak menghilangkan komitmen Muhammadiyah terhadap pemurnian ajaran Islam, tetapi memperkuat peran dan kontribusinya dalam konteks global.
Copyrights © 2026