Bencana banjir hidrometeorologi yang melanda Desa Ie Bintah, Kabupaten Aceh Tamiang, menyisakan persoalan sanitasi serius pada fasilitas publik, khususnya Balai Pengajian Dusun Keude Meuku. Endapan lumpur dan kontaminasi mikroorganisme pascabanjir mengancam kesehatan masyarakat dan menghambat aktivitas keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mempercepat proses rehabilitasi sarana balai pengajian melalui penerapan teknologi smart electrostatic sprayer system. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, sosialisasi, pelatihan operator, hingga implementasi penyemprotan disinfektan secara menyeluruh pada area prioritas seperti ruang salat, karpet, dan tempat wudhu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi elektrostatis mampu menjangkau sudut-sudut sulit secara lebih merata dan efisien dibandingkan metode manual. Selain itu, terbentuknya tim sanitasi lokal memastikan keberlanjutan perawatan alat dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa depan.
Copyrights © 2026