Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir adalah keterbatasan akses terhadap air bersih yang layak. Banjir yang terjadi secara berulang menyebabkan sumber air tercemar lumpur dan limbah, sehingga meningkatkan risiko penyakit berbasis air. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan solusi penyediaan air bersih melalui penerapan teknologi Smart Water Reservoirs System pada fasilitas keagamaan (meunasah). Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Sistem yang dibangun berupa tandon air terpusat yang dilengkapi pompa dan sistem distribusi sederhana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara kolektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan akses air bersih, kemudahan distribusi, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sarana air. Dampak sosial yang dihasilkan adalah meningkatnya kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat, serta mendukung aktivitas ibadah dan sosial. Dengan demikian, penerapan teknologi ini efektif sebagai solusi tanggap darurat dan berkelanjutan dalam penyediaan air bersih pascabanjir.
Copyrights © 2026