Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model ekonomi sirkular oleh Banksantri Organik dalam pengelolaanlimbahs Rumah Potong Hewan (RPH) Candimulyo Jombang serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam penerapannya. Aktivitas RPH menghasilkan limbah organik yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Banksantri Organik hadir sebagai inisiatif memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna melalui pendekatan ekonomi sirkular. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengelola Banksantri Organik, pihak RPH Candimulyo, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan limbah. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan analisis SWOT untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Banksantri Organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banksantri Organik telah menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui pengolahan limbah organik RPH menjadikan produk kompos INTAN. Penerapan model ini mampu mengurangi volume limbah, menekan potensi pencemaran lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan teknologi, sumber daya manusia, dan persaingan produk, sedangkan peluang pengembangan terbuka melalui dukungan pemerintah, peningkatan kesadaran masyarakat, serta potensi pasar produk organik. Dengan demikian, penerapan ekonomi sirkular oleh Banksantri Organik berpotensi menjadi model pengelolaan limbah berkelanjutan yang mendukung pembangunan ekonomi lokal.
Copyrights © 2026