Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN POKDARWIS MELALUI SMART TOURISM DAN MANAJEMEN USAHA DESA MADE, KECAMATAN KUDU, KABUPATEN JOMBANG Ali, Machrus; Muhlasin, Muhlasin; Jatmiko, Anang Rohmad; Alfian, Riski; Agustina, Devita; Zahwa, Aila Vairus; Putra, Ahmad Yusuf Adriyan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35456

Abstract

Desa Made juga dikenal dengan desa sinden, karena banyak sinden tersohor lahir dari desa ini. Desa ini juga terkenal dengan wisata Sendang Made. Sendang made merupakan salah satu destinasi wisata yang tempatnya adem dan asri ini menyimpan cerita tutur tentang Raja Airlangga. Sendang Made menawarkan pemandangan alam yang menenangkan dengan air yang jernih dan lingkungan sekitar yang asri, dan belum terlalu komersial. Sehingga perlu untuk dikembangkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Metode pelaksanaan secara keseluruhan terdiri dari persiapan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi indikator keberhasilan dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan pengabdian ini berupa rancang bangun PLTS sebagai Energi alternative pengganti energi Listrik, Rancang bangun Smart Tourism menggunakan Internet of Things, Pelatihan dan pendampingan managemen bisnis, dan Pelatihan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pokdarwis. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan didapatkan bahwa, pelatihan dan pendampingan instalasi solar panel dan internet of things sangat bermanfaat bagi peserta, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan ketrampilan manajemen bisnis dan perancangan SOP managemen pokdarwis yang sebelumnya hanya 63,1% meningkat menjadi 83,2%. Adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta rata-rata yang sebelumnya 43,3 % setelah pelatihan pemahamannya 81,3%; Unit usaha desawisata ini masih dalam tahap pengembangan dan perlu beberapa sentuhan pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kinerja pengelola unit usaha ini.
Analisis Model Ekonomi Sirkular Banksantri Organik di Rumah Potong Hewan (RPH) Candimulyo Jombang Putra, Ahmad Yusuf Adriyan; Jatmiko, Anang Rohmad; Junaedi, Junaedi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16015

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model ekonomi sirkular oleh Banksantri Organik dalam pengelolaanlimbahs Rumah Potong Hewan (RPH) Candimulyo Jombang serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam penerapannya. Aktivitas RPH menghasilkan limbah organik yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Banksantri Organik hadir sebagai inisiatif memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna melalui pendekatan ekonomi sirkular. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengelola Banksantri Organik, pihak RPH Candimulyo, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan limbah. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan analisis SWOT untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Banksantri Organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banksantri Organik telah menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui pengolahan limbah organik RPH menjadikan produk kompos INTAN. Penerapan model ini mampu mengurangi volume limbah, menekan potensi pencemaran lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan teknologi, sumber daya manusia, dan persaingan produk, sedangkan peluang pengembangan terbuka melalui dukungan pemerintah, peningkatan kesadaran masyarakat, serta potensi pasar produk organik. Dengan demikian, penerapan ekonomi sirkular oleh Banksantri Organik berpotensi menjadi model pengelolaan limbah berkelanjutan yang mendukung pembangunan ekonomi lokal.