Artikel ini bertujuan mengkaji netralitas media publik dalam pemberitaan politik melalui analisis framing berbasis prinsip cover both sides pada Pilgub Jakarta 2024 di tvrijakartanews.com. Metode yang digunakan adalah analisis framing model Murray Edelman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media mengonstruksi realitas melalui kategorisasi Pihak Kita dan Pihak Mereka. Pihak Kita direpresentasikan sebagai aktor utama yang positif, kredibel, dan dominan, baik dari kalangan institusi resmi maupun kandidat politik. Pihak Mereka berfungsi sebagai pelengkap, pembanding, atau objek kritik yang dalam beberapa kasus dikaitkan dengan isu negatif. Pola framing yang ditemukan terdiri atas lima kategori, yaitu framing netral–institusional, framing positif terhadap kandidat, framing konflik atau kritik politik, framing simbolik, dan framing isu kebijakan. Framing positif terhadap kandidat tertentu menjadi pola yang paling dominan, sementara framing netral–institusional digunakan untuk mempertahankan kesan objektivitas. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun media berupaya menerapkan prinsip keberimbangan, terdapat kecenderungan dalam membangun citra positif kandidat tertentu serta menghindari eksploitasi konflik.
Copyrights © 2026