Tingginya angka pembatalan pesanan (order cancellation) menjadi tantangan serius bagi efisiensi operasional dan profitabilitas industri e-commerce di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel determinan yang memicu pembatalan serta membangun model prediktif berbasis machine learning. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data mining menggunakan algoritma Random Forest. Sumber data berasal dari dataset sekunder Kaggle "Indonesia E-Commerce Sales and Shipping 2023-2025" yang mencakup 19.189 data transaksi. Tahapan penelitian meliputi pra-pemrosesan data, penggunaan teknik SMOTE (Synthetic Minority Over-sampling Technique) untuk menangani ketidakseimbangan kelas, pembangunan model, dan evaluasi menggunakan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest mampu memprediksi pembatalan dengan akurasi sangat tinggi sebesar 99,94%. Faktor utama yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembatalan adalah metode pembayaran (khususnya Online Payment dan COD) serta nilai transaksi. Temuan ini memberikan implikasi manajerial bagi penyedia platform untuk memperketat verifikasi pembayaran dan meningkatkan transparansi biaya guna memitigasi risiko pembatalan di masa depan.
Copyrights © 2026