Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ialah indikator komposit yang dipergunakan dalam mengukur kualitas hidup. IPM di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Walaupun demikian, terdapat kesenjangan signifikan antara Kabupaten/Kota di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan analisis pengelompokan wilayah berdasarkan IPM untuk mendukung perencanaan dan evaluasi kebijakan pemerintah secara tepat sasaran. Metode yang digunakan adalah analisis cluster dengan teknik K-Means. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya empat cluster. Cluster 0 memiliki nilai IPM tinggi rata-rata 72,47, meliputi Kab/Kota dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Jawa Barat. Cluster 1 menunjukkan nilai IPM sedang rata-rata 68,82, mencakup wilayah Kab/Kota dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, Aceh, dan Sumatera Utara. Cluster 2 memiliki nilai IPM sangat tinggi, rata-rata 81,03 terdiri dari wilayah Kab/Kota dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan D.I.Yogyakarta. Cluster 3, dengan nilai IPM rendah rata-rata 52,65, mencakup Provinsi Papua dan Papua Barat.
Copyrights © 2026