Di tengah perkembangan Revolusi Industri 5.0, integrasi antara teknologi canggih dan keahlian manusia menjadi semakin krusial, diharapkan dapat mencapai sinergi antara teknologi dan intuisi manusia untuk menghadapi tantangan bisnis dan sosial yang semakin dinamis. Hal ini berlaku di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik (BBSPJIBBT), sebuah Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Perindustrian yang berfungsi menyediakan layanan pengujian di sektor bahan dan barang teknik bagi industri dan masyarakat Indonesia. Tim Pengujian dan Tim Standardisasi BBSPJIBBT menjalankan aktivitas primer instansi dengan memanfaatkan aplikasi untuk mengelola order dan informasi layanan uji. Namun, dalam sistem informasi yang diimplementasikan masih terdapat tantangan dalam integrasi dan efisiensi layanan. Permasalahan utama meliputi koordinasi manual untuk penanganan pelanggan, proses verifikasi data yang tidak efisien, dan kurangnya integrasi antar sistem. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengadopsi kerangka kerja TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method) yang berfokus pada perancangan Enterprise Architecture (EA). Metode ini menghasilkan artefak dari fase bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Hasil penelitian ini adalah blueprint perancangan EA yang berisi usulan solusi untuk perbaikan proses bisnis, integrasi data, dan pengembangan aplikasi guna mengoptimalkan layanan Tim Pengujian dan Standardisasi. Implementasi EA yang diusulkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Pelayanan Terpadu yang efisien, optimaliasi layanan, dan mendukung BBSPJIBBT dalam menghadapi tantangan di era digital.
Copyrights © 2025