Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis efek dari pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) terhadap kemampuan berpikir kritis pada anak-anak yang masih dalam tahap awal perkembangan dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Tinjauan ini meliputi sepuluh artikel ilmiah yang membahas keterkaitan antara penerapan STEAM dan pengembangan kemampuan kognitif anak, khususnya dalam berpikir kritis. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa STEAM dapat meningkatkan elemen berpikir kritis melalui kegiatan eksplorasi, proyek berbasis permainan, dan pemecahan masalah yang relevan dengan konteks seni dan teknologi. Selain itu, pendekatan ini juga memperkuat keterampilan lainnya, seperti kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. STEAM terbukti menjadi metode pengajaran yang sesuai dengan ciri khas perkembangan anak dan juga memenuhi tuntutan di era abad ke-21. Oleh karena itu, disarankan untuk mengintegrasikan STEAM dalam kurikulum pendidikan bagi anak usia dini sebagai strategi pembelajaran yang inovatif yang dapat membentuk generasi yang berpikir kritis dan menyelesaikan masalah sejak usia dini.
Copyrights © 2025