Penelitian ini dilandasi oleh lemahnya pemahaman siswa terhadap konsep daur hidup hewan serta terbatasnya ketersediaan media pembelajaran yang mendukung proses belajar dalam memecahkan masalah. Media pembelajaran yang umum digunakan di sekolah dasar belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan peserta didik dalam menguasai materi secara komprehensif. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran audiovisual yang berbasis pendekatan STEAM dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pada materi daur hidup hewan. Dalam penelitian ini diterapkan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini melibatkan 46 siswa kelas IV yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 26 siswa kelompok eksperimen dan 20 siswa kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa pre-test dan post-test, dengan analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai 0,097 untuk pre-test dan 0,110 untuk post-test, yang mengindikasikan data berdistribusi normal. Uji homogenitas menghasilkan nilai signifikansi 0,371, menandakan kesamaan varian antar kelompok. Selanjutnya, uji-t berpasangan menunjukkan signifikansi 0,001, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor pre-test dan post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa media audiovisual berbasis STEAM efektif sebagai inovasi pembelajaran IPA yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Disarankan agar penelitian lanjutan menguji efektivitas media sejenis pada topik IPA lainnya.
Copyrights © 2026