Pembelajaran IPA meliputi banyak konsep abstrak tepatnya materi induksi elektromagnetik di mana dapat teramati secara langsung oleh mata. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang efektif dalam menyajikan konsep tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguasaan konsep siswa sebelum dan sesudah menggunakan Virtual Reality (VR) Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan exploratory case study untuk mengetahui perbedaan dan persamaan penguasaan konsep siswa melalui lima tahapan: tes awal, eksplorasi VR, sesi diskusi, dan tes akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VR berperan penting dalam membangun penguasaan konsep siswa terhadap konsep induksi elektromagnetik, yang mencakup visualisasi medan magnet, fluks magnet, arus induksi, serta GGL Induksi yang tidak dapat diamati secara kasat mata. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan VR membantu siswa membangun pemahaman yang lebih baik melalui identifikasi penguasaan konsep sisa berdasarkan wawancara antar peneliti dengan siswa. Selain itu, meskipun pada awalnya siswa mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan dalam konten VR, dengan bantuan pertanyaan pemicu dari peneliti, seluruh siswa mampu menjawab dengan lebih baik. Hasil penelitian ini menitikberatkan pada potensi VR sebagai media pembelajaran yang efektif dalam membantu siswa memahami konsep abstrak dalam IPA.
Copyrights © 2025