Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan awal dalam pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) menggunakan Assembler Studio Web pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap guru untuk menggali informasi terkait kendala dalam pembelajaran IPAS, kebutuhan akan media pembelajaran interaktif, serta kesiapan dalam mengadopsi teknologi AR. Observasi dilakukan di kelas untuk memahami proses pembelajaran secara langsung, sedangkan dokumentasi mencakup analisis silabus, modul ajar, dan bahan ajar yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih didominasi metode ceramah dan buku teks, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep abstrak. Guru dan siswa membutuhkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi. AR berbasis Assembler Studio Web berpotensi menjadi solusi efektif karena dapat menyajikan materi dalam bentuk visual dan interaktif. Namun, implementasi teknologi ini memerlukan dukungan infrastruktur sekolah, pelatihan guru, serta desain media yang mudah digunakan. Dengan demikian, pengembangan media AR dalam pembelajaran IPAS berpotensi meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan penerapannya di sekolah dasar.
Copyrights © 2025