Berfikir kritis merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai oleh individu agar mampu menganalis, mensistesis, mengevaluasi setiap informasi cecara tepat. Kemampuan ini harus mulai diimplementasikan pada semua mata pelajaran terutama pelajaran IPA di sekoah dasar. Strategi metakoknitif melibatkan kesadaran serta pengaturan proses kognitif individu. Penggunaan strategi ini bertujuan agar dapat memberdayakan siswa untuk memonitor, mengelola, dan merefleksikan pemikiran mereka sendiri, sehingga meningkatkan kualitas penalaran dan pengambilan keputusan. Penelitian ini menerapkan metode Quasi-eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design untuk membandingkan kelompok yang tidak dipilih secara acak. Populasi penelitian mencangkup semua peserta didik kelas V di salah satu sekolah dasar Jakarta Timur, dengan sampel jenuh sebanyak 56 peserta didik yang terbagi kedalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Strategi metakognitif diterapkan pada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol dengan cara konvensional. Hasil Penelitian ini menunjukan, hasil uji Indenpenden Sample T Test, di peroleh bahwa nilai Sig.sebesar 0,000 0.05. Temuan studi ini mengindikasikan bahwa penggunaan strategi metakognitif mampu meningkatkan berfikir kritis IPAS peserta didik kelas V Sekolah Dasar
Copyrights © 2025