Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Quantum Teaching dan peran motivasi belajar terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar pada materi IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pembagian peserta didik ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Pengukuran dilakukan menggunakan pretest dan posttest berbentuk tes uraian yang mengacu pada indikator berpikir kritis. Hasil uji-t menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen yang menggunakan model Quantum Teaching dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan model Problem Based Learning (t-hitung = 7,137 > t-tabel, p = 0.000). Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kategori sedang pada kelompok eksperimen (0,47) dan rendah pada kelompok kontrol (0,19). Temuan ini mengonfirmasi bahwa model Quantum Teaching mampu meningkatkan keterlibatan kognitif siswa, mendorong eksplorasi reflektif, dan memperkuat pembelajaran bermakna yang disesuaikan dengan kondisi motivasional siswa. Integrasi pendekatan ini memberikan penguatan terhadap pemahaman konseptual dan pengalaman belajar yang lebih aktif dan relevan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru serta kesiapan sumber daya dalam implementasi pembelajaran Quantum Teaching secara optimal.
Copyrights © 2025