Distribusi dan akses air bersih masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Sukogidri, Kabupaten Jember. Meskipun desa Sukogidri telah memiliki Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAM) melalui dana PAMSIMAS, namun belum tersedia sistem yang dapat melakukan pemantauan kualitas fisik air secara kontinu dan real-time sesuai Permenkes No 37 Tahun 2017. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan sensor suhu, pH, kekeruhan, konduktivitas, dan oksigen terlarut (DO), serta terhubung dengan aplikasi Thingview sebagai platform pemantauan data. Sistem ini dipasang di menara air SPAM Desa Sukogidri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi ini mampu memantau kualitas air secara efektif, memberikan data secara langsung, serta meningkatkan kapasitas pengurus SPAM melalui pelatihan teknis yang diberikan. Implementasi teknologi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya air, tetapi juga mendukung upaya peningkatan penyediaan air bersih di masyarakat desa.
Copyrights © 2026