Latar Belakang: Komunikasi yang baik antara orangtua dengan anak merupakan pondasi dalam interaksi dalam keluarga. Komunikasi yang baik antara orangtua dengan anak, akan membantu orangtua memahami perkembangan anak, dapat memberikan stimulasi dengan tepat sehingga dapat membantu menumbuhkan rasa percaya diri, membangun harga diri ataupun konsep diri positif. Pola komunikasi yang tidak tepat antara orangtua kepada anak dapat menyebabkan permasalahan dalam hubungan antara anak dengan orangtua, sehingga perlu dilakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya permasalahan komunikasi antara orangtua dengan anak. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya menerapkan komunikasi yang tepat kepada anak. Metode: Kegiatan dilakukan dalam 3 tahap pelaksanaan, yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan psikoedukasi family therapy, sebanyak 13 orang (72,2%) memiliki tingkat pengetahuan baik, dan hampir setengah peserta lagi yaitu sebanyak 3 responden (27,8%) memiliki pengetahuan cukup. Hasil analisis data menunjukkan terdapat 15 peserta yang mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan psikoedukasi family therapy, yaitu sebanyak 15 responden (83,3%). Hasil nilai p yang diperoleh yaitu 0,000 (<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian psikoedukasi family therapy terhadap pengetahuan ibu. Kesimpulan: Ada peningkatan pegetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi family therapy.
Copyrights © 2026