Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keterlibatan aktivitas fisik peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada kelas inklusi fase B. Dengan menggunakan rubrik asesmen keterlibatan, penelitian ini dilakukan pada sejumlah peserta didik dengan berbagai kemampuan fisik di sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan pengisian rubrik oleh guru. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan (Maret–Mei) di SD Negeri 2 Jungsemi dengan menggunakan teknik total sampling, melibatkan seluruh peserta didik fase B dengan disabilitas intelektual (n = 3) yang belajar dalam kelas inklusi bersama 25 peserta didik non-disabilitas. Instrumen penelitian berupa asesmen keterlibatan aktivitas fisik yang telah diuji validitas kontennya berdasarkan teori Gregory oleh dua ahli, yaitu ahli Pendidikan Jasmani Adaptif dan doktor Pendidikan Luar Biasa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan peserta didik dalam aktivitas fisik bervariasi, dipengaruhi oleh faktor individu dan lingkungan. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan yang lebih adaptif dalam pembelajaran PJOK di kelas inklusi untuk memastikan semua peserta didik terlibat aktif dalam aktivitas fisik.
Copyrights © 2026