Tuberkulosis (TB) hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Gambaran mengenai tingkat pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat edukasi serta intervensi di layanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di tiga puskesmas di Kota Palu, yaitu Bulili, Mabelopura dan Kamonji. Kegiatan dilakukan melalui edukasi tentang TB serta penyebaran kuesioner untuk menggali pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan TB, sekaligus mengidentifikasi karakteristik responden. Sebanyak 102 orang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa 61,8% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 33,3% cukup, dan 4,9% masih kurang. Responden sebanyak 51,0% menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan TB, sementara 49,0% masih menunjukkan sikap yang kurang mendukung. Untuk upaya pencegahan, 59,8% berada pada kategori baik, 38,2% cukup, dan 2% kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan upaya pencegahan yang cukup baik, penguatan edukasi tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini penting untuk membentuk sikap yang lebih positif dan mendorong konsistensi perilaku pencegahan, sehingga pemutusan rantai penularan TB dapat berjalan lebih optimal.
Copyrights © 2026