Ketersediaan lahan yang terbatas dan kebutuhan akan lahan yang terus meningkat di kawasan perkotaan mengakibatkan fenomena perubahan penggunaan lahan terus terjadi. Perubahan penggunaan lahan umumnya terjadi di daerah yang memiliki pusat aktivitas atau dilalui oleh jaringan jalan dengan aksesibilitas yang tinggi seperti jalan arteri atau jalan kolektor. Hal ini dapat diamati di Koridor Arteri Soekarno-Hatta Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan penggunaan lahan di koridor arteri Soekarno-Hatta. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan proses overlay peta fungsi penggunaan lahan yang menggunakan data penggunaan lahan didasarkan pada citra satelit tahun 2014 dan 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan yang terjadi di koridor arteri Soekarno-Hatta didominasi oleh perubahan fungsi tegalan menjadi fungsi perumahan. Analisis terhadap perubahan intensitas pemanfaatan lahan di wilayah penelitian menunjukkan bahwa Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) menunjukkan nilai peningkatan di blokāblok wilayah penelitian.
Copyrights © 2025