Di tengah persaingan industri alas kaki yang semakin kompetitif dan terdisrupsi oleh transformasi digital, merek legacy seperti Bata menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan relevansi pasar melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh Social Media Marketing Activities (SMMA) terhadap Purchase Intention, dengan menempatkan Consumer Brand Engagement (CBE) sebagai variabel mediasi pada platform Instagram @BataIndonesia. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memahami bagaimana aktivitas pemasaran digital dapat dikonversi menjadi Purchase Intention, serta peran Consumer Brand Engagement dalam memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 237 responden yang merupakan pengikut aktif atau pernah berinteraksi dengan akun Instagram Bata Indonesia. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1.6 untuk menguji hipotesis dan efek mediasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa implementasi SMMA oleh Bata Indonesia berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan CBE dan peningkatan Purchase Intention. Temuan kunci dari studi ini adalah peran Consumer Brand Engagement sebagai mediator yang bersifat parsial komplementer. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun SMMA mampu menstimulasi minat beli secara langsung secara dominan, kehadiran Consumer Brand Engagement tetap memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pengaruh tersebut.
Copyrights © 2026