Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), Positive Emotion, dan Shopping Lifestyle terhadap pembelian impulsif online di Shopee pada mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Methodist Indonesia angkatan 2022–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 227 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif, Positive Emotion juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif, serta Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif. Secara simultan, FoMO, Positive Emotion, dan Shopping Lifestyle berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif online di Shopee. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,566 menunjukkan bahwa 56,6% variasi pembelian impulsif dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis terkait perilaku konsumen dalam konteks belanja online. Temuan ini juga dapat menjadi referensi bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Copyrights © 2026