Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi manajemen pembelajaran mendalam dalam meningkatkan kualitas pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus yang dilaksanakan di SDN Binakarya Bojong Picung Kabupaten Cianjur dan SDN Cibabat 5 Cimahi Utara, Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Analisis data menggunakan model analisis kualitatif interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi manajemen pembelajaran mendalam dilaksanakan melalui empat fungsi manajemen pembelajaran yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah melakukan analisis kebutuhan serta merumuskan tujuan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Pada tahap pengorganisasian, koordinasi antara kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan mendukung implementasi pembelajaran inovatif. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran dilakukan melalui strategi berbasis proyek, inkuiri, diskusi kolaboratif, dan refleksi pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Sementara itu, pada tahap evaluasi dilakukan melalui supervisi akademik, penilaian autentik, serta refleksi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi manajemen pembelajaran mendalam berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran abad ke-21 melalui pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026