Permasalahan terkait sarana dan prasarana di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara masih terindifikasi, antara lain keterbatasan fasilitas penyimpanan arsip, kendala pada sistem absensi berbasis online, serta belum tersedianya area khusus bagi pegawai yang merokok. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kelancaran pelaksanaan tugas dan berdampak pada tingkat kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sarana prasarana terhadap kinerja pegawai serta mengetahui besarnya kontribusi pengaruh tersebut. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan responden 66 pegawai yang ditetapkan melalui teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dengan observasi, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, serta pengujian hipotesis dengan aplikasi IBM SPSS versi 25. Temuan analisis memperlihatkan sarana prasarana memengaruhi kinerja pegawai dengan signifikan, terlihat pada nilai signifikansi 0,000 (<0,05) serta nilai t hitung 6,844 > 1,998 (t tabel ) pada taraf signifikansi 5%. Besarnya pengaruh sarana prasarana terhadap kinerja pegawai terlihat melalui nilai koefisien determinasi (R²) 0,423 atau 42,3%. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa ketersediaan serta kondisi sarana prasarana yang memadai berperan tinggi dalam menunjang kenaikan kualitas kinerja pegawai.
Copyrights © 2026