Kontrasepsi adalah suatu cara atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan, kontrasepsi ini merupakan salah satu metode untuk mencapai tujuan Program KB. Dalam pelaksanaannya masih terdapat permasalahan, Kurangnya pemakaian alat kontrasepsi Implan di masyarakat Kecamatan Danau Panggang, Terbatasnya kompetensi dan kemampuan penyuluh KB dalam mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat sehingga keberlangsungan program kurang maksimal berjalan, Adanya sosialisasi dilakukan namun kurang jelas dan tidak secara rinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan jumlah 15 orang yang dipilih secara purposive. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Keluarga Berencana (KB) Implan Di Kecamatan Danau Panggang masih tidak efektif. Hal ini dapat dilihat dari indikator. Pertama, aspek pemahaman program indikator pengetahuan masyarakat tentang tujuan dan manfaat KB Implan tidak efektif, pada indikator pemahaman masyarakat mengenai cara kerja serta efek samping KB Implan tidak efektif. Kedua, aspek ketepatan sasaran indikator program menjangkau pasangan usia subur sebagai sasaran utama tidak efektif, pada indikator kegiatan sosialisasi dan pelayanan dilakukan kepada kelompok yang sesuai tidak efektif. ketiga, aspek ketepatan waktu indikator pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal yang ditetapkan efektif, pada indikator ketepatan waktu dalam memberikan layanan dan penyuluhan KB Implan tidak efektif. Keempat, aspek tercapainya tujuan indikator terjadi peningkatan jumlah pengguna KB Implan di masyarakat tidak efektif, pada indikator tujuan program tercapai dalam mengendalikan angka kelahiran efektif. Kelima, aspek perubahan nyata indikator adanya perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran msyarakat terhadap pengguna KB Implan tidak efektif, pada indikator dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga efektif. Adapun faktor penghambatnya meliputi, adanya isu-isu tidak sesuai yang beredar dimasyarakat mengenai KB Implan dan rendahnya pendidikan masyarakat, Sedangkan faktor pendukung segala kegiatan tersusun dengan baik dan kerjasama antar instansi. Untuk meningkatkan Efektivitas Program Keluarga Berencana (KB) Implan Di Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara, Maka disarankan untuk mendorong ketertarikan masyarakat terhadap KB Implan, diperlukan penyuluhan yang berkesinambungan, pembaruan pendekatan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta keterlibatan pengguna KB Implan sebagai sumber motivasi agar kepercayaan masyarakat meningkat.
Copyrights © 2026