SRIKANDI adalah sebuah platform digital yang dirancang untuk membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan Kearsipan Nasional, terutama dalam pengembangan yang berfokus terhadap proses digitalisasi surat-menyurat dan kearsipan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip melalui aplikasi SRIKANDI di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan melalui lima komponen fungsi manajemen actuating yaitu arahan, motivasi, komunikasi, koordinasi, supervisi (pengawasan). Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi actuating dalam pengelolaan arsip melalui aplikasi SRIKANDI di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan telah berjalan cukup efektif. Pimpinan memberikan arahan yang jelas agar pegawai memahami prosedur, sedangkan motivasi pegawai dalam menggunakan SRIKANDI bersifat internal, Komunikasi berlangsung secara top down, adanya sosialisasi dan bimbingan teknis ketika terjadi kendala. Namun, tidak adanya koordinasi, karena sekretariat menjadi satu-satunya unit pengelola arsip. Pengawasan dilakukan melalui audit internal tahunan oleh Dinas Kearsipan untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP dan standar kearsipan. Meskipun belum sepenuhnya beralih ke sistem digital, tapi transformasi terus dilakukan secara bertahap.
Copyrights © 2026