Jepara dikenal sebaga Kota Ukir yang memiliki kekayaan budaya yaitu seni ukir kayu yang memiliki nilai estetika dan filosofi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan seni ukir pendapa di Nalumsari, Jepara, menganalisis ragam motif ukir pendapa beserta makna simboliknya, serta mengidentifikasi teknik ukir yang digunakan oleh para pengrajin. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun manfaat penelitian ini adalah dapat memberikan konstribusi dalam pengembangan penelitian seni ukir, khusunya berkaitan mengenai sejarah, motif, dan teknik ukir pendapa sebagai upaya pelestarian warisan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni ukir di Nalumsari sejarah masyarakat setempat masih mempertahankan nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Motif yang dihasilkan para pengrajin dan banyak diminati masyarakat sebab mempunyai nilai simbolik dan estetika tinggi. Teknik ukir masih menggunakan teknik tradisional sebab para pengrajin masih mempertahankan ilmu yang diwariskan secara turun temurun. Seni ukir pendapa selain berfungsi sebagai elemen arsitektur merupakan bentuk mencerminkan identitas budaya, nilai spiritual, serta kearifan lokal masyarakat Jepara.
Copyrights © 2026