Terorisme merupakan ancaman ideologis yang menyasar generasi muda, termasuk mahasiswa, sehingga penguatan internalisasi nilai nasionalisme menjadi penting sebagai upaya preventif dalam membangun ketahanan ideologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai nasionalisme serta implikasinya terhadap sikap dan ketahanan mahasiswa dalam menghadapi ideologi terorisme di Politeknik LP3I Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai nasionalisme membentuk sikap kritis mahasiswa terhadap ideologi terorisme serta menumbuhkan toleransi dan penolakan terhadap kekerasan. Selain itu, internalisasi tersebut berimplikasi pada terbentuknya ketahanan ideologis mahasiswa dalam menyikapi narasi ekstrem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai nasionalisme berperan sebagai strategi preventif dalam pencegahan terorisme di lingkungan perguruan tinggi, serta menjadi fondasi penting dalam membangun mahasiswa yang kritis, toleran, dan berorientasi pada persatuan bangsa.
Copyrights © 2026