Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individu dengan metode Mau’izah terhadap motivasi belajar remaja masjid dalam mengikuti kuliah dhuha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Single Subject Design (SSD) tipe A–B. Subjek penelitian berjumlah lima orang remaja masjid yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria memiliki tingkat motivasi belajar yang rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen skala psikologi motivasi belajar yang diberikan pada tahap pretest dan posttest dan juga dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Skor motivasi belajar pada tahap pretes berada pada perentase 53,4% sedangan pada tahap posttest meningkat menjadi 92,1%. Hasil penelitian menun- jukkan bahwa terdapat perbedaan skor motivasi belajar antara tahap pretes dan post- test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis alternatif Ha diterima dan hipotesis nol H₀ ditolak. Dengan demikian, layanan konseling individu dengan metode Mau’izah berpengaruh terhadap motivasi belajar remaja masjid dalam mengikuti kuliah dhuha.
Copyrights © 2026