Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui pemberian ASI eksklusif dan pemenuhan gizi seimbang yang didukung oleh komunikasi yang efektif antara tenaga kesehatan dan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi efektif tentang pemberian ASI eksklusif dan gizi seimbang terhadap pencegahan kejadian stunting pada balita. Desain kuasi-eksperimental pretest-posttest digunakan dengan melibatkan 36 responden yang memiliki balita. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan dengan nilai p dua arah (0,05 ) untuk menilai pencegahan stunting sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan pencegahan stunting yang signifikan, dengan mayoritas peserta menjadi lebih baik setelah intervensi (p < 0.001). Secara khusus, rata-rata skor pencegahan stunting dari 78,75 (pre-test) menjadi 94,61 (post-test), menunjukkan adanya peningkatan pencegahan stunting. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi komunikasi efektif pemberian ASI eksklusif dan gizi seimbang terhadap pencegahan kejadian stunting pada balita. Hasil tersebut menegaskan pentingnya intervensi ASI ekslusif dan gizi seimbang terhadap pencegahan stunting.
Copyrights © 2026