Tantangan terletak pada pengembangan game edukasi yang menarik bagi anak-anak sekolah dasar (7-12 tahun) untuk meningkatkan ke-mampuan kognitif dan konsentrasi mereka. Tujuan utama adalah merancang dan membangun game edukasi berbasis Android, "Concen-tration and Thinking," menggunakan metodologi Siklus Pengembangan Game (GDLC) terdiri dari tahap inisiasi, pra-produksi, produksi, pen-gujian, uji coba beta, hingga tahap peluncuran. Metode kuantitatif dit-erapkan melalui penyebaran kuesioner pada saat alpha dan beta testing untuk mengevaluasi kualitas, kegunaan, serta tingkat kemudahan penggunaan game tersebut.Temuan menunjukkan bahwa game berhasil dikembangkan dan dirilis di Google Play Store. Alpha testing menun-jukkan umpan balik positif pada kualitas media, materi, dan bahasa. Uji coba beta menggunakan System Usability Scale (SUS) dan Single Ease Question (SEQ) mengindikasikan bahwa game memiliki tingkat kegunaan dan kemudahan penggunaan yang cukup baik, meskipun masih dibutuhkan perbaikan dalam aspek kemudahan instalasi dan pemahaman oleh pengguna. Game ini berpotensi meningkatkan ke-mampuan kognitif dan konsentrasi pada anak-anak, sambil mengakui keterbatasan seperti ukuran sampel yang kecil pada beta testing.
Copyrights © 2026