Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Total Quality Management (TQM) terhadap Biaya Kualitas (Quality Cost) serta implikasinya terhadap produktivitas perusahaan pada PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Sebagai pionir dalam filosofi The Toyota Way, TMMIN mengintegrasikan manajemen mutu ke dalam setiap lini produksi untuk meminimalkan pemborosan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen-elemen TQM yang berfokus pada perbaikan berkesinambungan (kaizen) dan fokus pada pelanggan secara signifikan mampu mengoptimalkan struktur biaya kualitas. Secara spesifik, peningkatan pada biaya pencegahan (prevention costs) dan biaya penilaian (appraisal costs) terbukti efektif dalam menurunkan biaya kegagalan internal maupun eksternal. Integrasi data akuntansi biaya dalam manajemen mutu memungkinkan perusahaan mengidentifikasi inefisiensi secara presisi. Lebih lanjut, reduksi pada total biaya kualitas ini berdampak positif dan signifikan terhadap produktivitas perusahaan, di mana efisiensi input menghasilkan output produk berkualitas tinggi yang lebih besar. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas bukan merupakan beban biaya, melainkan investasi strategis yang meningkatkan daya saing melalui keunggulan operasional.
Copyrights © 2025