Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi keberagaman budaya melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) di kelas V UPTD SD Negeri 83 Parepare. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 25 peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TSTS mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik secara signifikan. Pada siklus I, sebagian indikator keaktifan belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan, namun setelah perbaikan pembelajaran pada siklus II, keaktifan belajar peserta didik meningkat hingga memenuhi kriteria keberhasilan. Peserta didik menjadi lebih aktif berdiskusi, berani mengemukakan pendapat, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Sehingga, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan keaktifan belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V UPTD SD Negeri 83 Parepare.
Copyrights © 2026