Academic Stress merupakan salah satu permasalahan psikologis yang paling sering dialami oleh siswa, terutama di sekolah berbasis agama yang menuntut pencapaian akademik dan spiritual secara bersamaan. Tekanan akademik yang berkelanjutan, beban tugas yang tinggi, dan ekspektasi dari lingkungan dapat menyebabkan kelelahan emosional serta penurunan motivasi belajar. Oleh karena itu, diperlukan intervensi preventif seperti psikoedukasi untuk meningkatkan kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas psikoedukasi manajemen stres holistik dalam menurunkan academic stress pada siswa kelas Takhassus di MAN 3 Padang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan pretest-posttest with control group yang melibatkan 26 siswa sebagai partisipan. Program Psikoedukasi Manajemen Stres Holistik terdiri dari delapan sesi yang mengintegrasikan dimensi fisik, emosional, kognitif, dan spiritual. Data dikumpulkan menggunakan Skala Stres Pendidikan untuk Remaja (Educational Stress Scale for Adolescents/ESSA). Hasil uji paired t-test menunjukkan penurunan tingkat stres akademik yang signifikan pada partisipan setelah intervensi (p < 0,05), sedangkan uji independent sample t-test menunjukkan efektivitas psikoedukasi holistik dalam meningkatkan regulasi emosi, fleksibilitas kognitif, dan kesadaran spiritual (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen stres holistik dapat diterapkan sebagai strategi psikoedukasi preventif dalam program konseling sekolah untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025