Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain telaah kritis yang melibatkan pimpinan lembaga, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi non-partisipan, kemudian dianalisis secara tematik dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan tidak hanya bersifat teknis-manajerial, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral yang berlandaskan nilai keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Faktor psikologis seperti gaya kepemimpinan, motivasi, komunikasi, dan hubungan interpersonal terbukti memengaruhi penerimaan serta efektivitas keputusan. Penelitian ini juga menemukan adanya ketegangan antara idealisme nilai filosofis dan realitas dinamika organisasi, sehingga keputusan sering kali dihasilkan melalui proses negosiasi dan kompromi. Kebaruan penelitian terletak pada pendekatan integratif yang memadukan dimensi normatif dan psikologis secara holistik. Implikasi penelitian menekankan pentingnya kepemimpinan reflektif, partisipatif, dan berbasis nilai guna meningkatkan iklim organisasi dan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025