Pertumbuhan industri konstruksi meningkatkan kebutuhan pasir, sementara limbah plastik PET terus meningkat dan menimbulkan tekanan lingkungan karena sulit terurai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi parsial pasir dengan limbah PET terhadap karakteristik bata interlock meliputi tampak, ukuran, klasifikasi lubang, kuat tekan, penyerapan air, mengacu pada SNI 03-0349-1989 tentang bata beton untuk pasangan dinding. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi PET 0%, 30%, 40%, dan 50% dari berat pasir, diuji pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan seluruh variasi memenuhi uji tampak (permukaan rata, tanpa cacat signifikan, tidak mudah direpihkan, sudut tidak mudah runtuh) dan uji dimensi sesuai toleransi SNI (+3/−5 mm panjang dan ±2 mm lebar/tinggi) dari ukuran cetakan. Semua benda uji tergolong bata interlock pejal (volume lubang <25%). Kuat tekan menurun seiring peningkatan PET, dari 5,31 menjadi 2,36 MPa (bata utuh) dan dari 10,45 menjadi 2,80 MPa (bata setengah), dengan hanya bata kontrol setengah memenuhi Mutu I (≥9,8 MPa). Penyerapan meningkat, sedangkan berat jenis menurun. Substitusi PET menghasilkan bata lebih ringan namun berkuat tekan lebih rendah, sehingga lebih sesuai untuk elemen non-struktural.
Copyrights © 2026