Latar Belakang gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi medis yang serius, di mana fungsi ginjal mengalami penurunan yang signifikan dan tidak dapat berfungsi normal lagi. Pasien yang menderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa akan mengalami perubahan psikologis dan psikososial dan berdampak pada penurunan kualitas hidupnya. Keluarga sebagai orang terdekat memiliki peranan penting selama proses perawatan guna meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisis di RSU Dipoonegoro Dua Satu Klaten. Metode penelitian ini menggunakan desain diskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani Hemodialisis di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten sebanyak 47 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan uji Kendal tau-b. Hasil berdasarkan hasil didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 44 responden (93,6%) dan kualitas hidup baik sebanyak 24 responden (51,1%). Sedangkan didapatkan hasil analisis p-value 0.001 < 0.05 yang menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di Instalasi Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Kesimpulan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di Instalasi Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten
Copyrights © 2025