Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Kepuasan Pasien Yang Menjalani Terapi HemodialiSis Di Ruang Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten Tetraningsih; Widiyono Widiyono; Indriyati
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2025): Vol. 2 No. 02 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/arf43m25

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Perilaku caring perawat merupakan inti utama dalam pelayanan keperawatan. Pasien akan merasa puas atas perilaku caring atau kepedulian yang diberikan perawat kepada dirinya sebagai penerima layanan keperawatan. Salah satu kunci utama pelayanan keperawatan dikatakan bermutu adalah pelayanan yang diberikan dapat memberikan kepuasan bagi pasien (Inayati, 2021). Peningkatan kepuasan pasien akan meningkatkan kualitas hidup terkait layanan kesehatan. Kepuasan pasien yang lebih baik akan meningkatkan pendapatan dan peningkatan keunggulan dari fasilitas kesehatan. Tujuan :  mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis di ruang hemodialisis RSU Diponegoro dua satu Klaten. Metode : Desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 79 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner Caring Professional Scale (CPS) dan kepuasan pasien. Analisa statistik menggunakan uji kendalls tau. Hasil : Diperoleh dengan P value < α (0,000) serta nilai koefisien korelasi adalah 0,556** maka dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan, kuat dan arah hubungan positif pada variabel perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan : adanya hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis di Ruang Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Kata Kunci: Perilaku Caring, Kepuasan Pasien, Hemodialisis    
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI INSTALASI HEMODIALISIS RSU DIPONEGORO DUA SATU KLATEN Anik Kadaryati; Anik Suwarni; Indriyati
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 2 No. 02 (2025): Vol. 2 No. 02 (2025): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/wpx0dg43

Abstract

Latar Belakang gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi medis yang serius, di mana fungsi ginjal mengalami penurunan yang signifikan dan tidak dapat berfungsi normal lagi. Pasien yang menderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa akan mengalami perubahan psikologis dan psikososial dan berdampak pada penurunan kualitas hidupnya. Keluarga sebagai orang terdekat memiliki peranan penting selama proses perawatan guna meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisis di RSU Dipoonegoro Dua Satu Klaten. Metode penelitian ini menggunakan desain diskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani Hemodialisis di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten sebanyak 47 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan uji Kendal tau-b. Hasil berdasarkan hasil didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 44 responden (93,6%) dan kualitas hidup baik sebanyak 24 responden (51,1%). Sedangkan didapatkan hasil analisis p-value 0.001 < 0.05 yang menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di Instalasi Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Kesimpulan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di Instalasi Hemodialisis RSU Diponegoro Dua Satu Klaten