Latar Belakang: Kanker payudara (Ca mamae) termasuk penyakit kronis tidak menular dengan jumlah penderita terbanyak Indonesia dalam kategori kanker. Salah satu tindakan yang sering digunakan untuk pelaksanaan kanker payudara yaitu mastektomi. Perubahan fisik yang terjadi pada pasien post mastektomi dapat mempengaruhi konsep diri, terutama citra tubuh (Body Image). Dukungan keluarga dapat menurunkan permasalah citra tubuh karena dukungan keluarga mempengaruhi perasaan negatif pasien kanker payudara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan Body Image (citra diri) pada pasien dengan ca mamae post mastectomy di poli onkologi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, desain yang digunakan adalah dengan deskriptif korelatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah Cross Sectional. Sampel penelitian terdiri dari 55 pasien ca mamae post mastectomy yang melakukan kontrol rawat jalan di poliklinik onkologi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan Body Image Scale (BIS).Hasil: Hasil uji statistic menggunakan uji Spearman rho diperoleh nilai p-value = <0,001 dan r= 0,444. Hasil uji statistik tersebut memiliki arti yakni dukungan keluarga memiliki hubungan cukup kuat dengan Body Image pasien ca mamae post mastectomy di ruang poliklinik Onkologi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga terhadap body image pasien ca mamae post mastectomy di ruang poliklinik onkologi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Hasil ini diharapkan responden dapat menerapkan pentingnya dukungan keluarga untuk meningkatkan kepercayaan diri demi pengobatan dan kualitas hidup lebih baik.
Copyrights © 2026