Kacang tanah (Arachis hypogaea L) merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan kandungan protein dan lemak tinggi. Namun, produktivitas kacang tanah di Kalimantan Barat masih lebih rendah dibandingkan produktivitas nasional. Salah satu upaya meningkatkan produksi pada lahan gambut melalui pemberian red mud dan pupuk kalium. Penelitian ini bertujuan menentukan dosis red mud dan pupuk kalium terbaik bagi pertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan dua faktor, yaitu red mud yang terdiri dari r1 = 10 ton/ha, r2 = 15 ton/ha, r3 = 20 ton/ha, dan pupuk kalium yang terdiri dari k1 = 90 kg/ha, k2 = 100 kg/ha, k3 = 110 kg/ha, dengan tiga ulangan. Variabel diamati meliputi volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong, berat polong kering, berat biji kering, berat 100 biji kering, dan berat biji kering per petak. Hasil penelitian menunjukkan red mud meningkatkan jumlah polong, berat polong kering, dan berat biji kering, sedangkan pupuk kalium meningkatkan jumlah polong dan berat polong kering. Pemberian red mud 15 ton/ha meningkatkan pH tanah dari 4,34 menjadi 5,52. Kombinasi red mud 15 ton/ha dan pupuk kalium 100 kg/ha menghasilkan berat polong kering tertinggi sebesar 28,44 g atau meningkat 270,31% dibandingkan perlakuan terendah.
Copyrights © 2026