Jurnal Medika Malahayati
Vol 10, No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1

Laporan Kasus: Wanita 27 Tahun Dengan Kista Ovarium Sinistra Ukuran Besar Yang Ditatalaksana Dengan Salpingo-Ooforektomi

Bambang Kurniawan (Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung, Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Fuad Farras Gusreputra (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Natasabila Natasabila (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Della Ling Kim (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Ricky Dharmawan (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Yuke Wulandari (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Wanda Fatresia (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Haidar Nahda Tajallaika AP (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Amalina Nur Puspitaningdiyah (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)



Article Info

Publish Date
09 Apr 2026

Abstract

Kista ovarium merupakan salah satu tumor ginekologi jinak yang sering ditemukan pada wanita usia reproduksi, dengan manifestasi klinis yang bervariasi mulai dari tanpa gejala hingga nyeri pelvis, gangguan menstruasi, dan distensi abdomen. Penatalaksanaan ditentukan berdasarkan ukuran kista, gejala yang ditimbulkan, serta risiko keganasan. Seorang wanita berusia 27 tahun datang dengan keluhan nyeri haid sejak satu bulan yang disertai rasa kembung dan pembesaran perut yang progresif. Pasien belum menikah, memiliki siklus menstruasi teratur, dan tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Pemeriksaan fisik menunjukkan distensi abdomen dan teraba massa kistik berukuran sekitar 7,5 × 5 cm disertai nyeri tekan. Pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan adanya kista ovarium kiri berukuran 7,10 × 5,84 cm. Hasil pemeriksaan laboratorium berada dalam batas normal. Berdasarkan temuan klinis dan penunjang, ditegakkan diagnosis kerja kista ovarium sinistra, dan pasien menjalani tindakan salpingo-ooforektomi sinistra melalui laparotomi karena ukuran kista dan risiko komplikasi. Selama operasi ditemukan massa kistik yang lebih besar, yaitu sekitar 25 × 25 cm, sebagian padat dan tanpa perlengketan, yang mengindikasikan kemungkinan underestimation pada pemeriksaan pencitraan. Perdarahan selama operasi diperkirakan ±300 cc. Penatalaksanaan pascaoperasi meliputi terapi cairan, analgesik, antibiotik, serta monitoring ketat. Kasus ini menekankan pentingnya evaluasi komprehensif dan penatalaksanaan bedah yang tepat waktu pada kista ovarium berukuran besar untuk mencegah komplikasi serta mempertahankan fungsi reproduksi.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...