Gagal ginjal kronik (GGK) ialah kondisi progresif serta membutuhkan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis. Lama terapi hemodialisis diduga memengaruhi kondisi klinis pasien, termasuk kadar hemoglobin dan kualitas hidup. Studi ini diselenggarakan guna mengidentifikasi pengaruh lama terapi hemodialisis terhadap kadar hemoglobin dan kualitas hidup pasien GGK di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung. Studi ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan secara retrospektif menggunakan data sekunder yaitu rekam medis dan kuesioner kualitas hidup pasien selama periode Januari hingga Juni 2025. Berdasarkan studi ini ditemukan jika mayoritas pasien menjalani terapi hemodialisis selama 12 bulan (50%), dengan kadar hemoglobin normal pada 57,7% pasien dan kualitas hidup yang baik pada 73,1% pasien. Terdapat perbedaan proporsi antara lama terapi dengan kadar hemoglobin (p = 0,007), serta dengan kualitas hidup (p = 0,002), di mana pasien dengan durasi terapi lebih lama memiliki proporsi kadar hemoglobin normal dan kualitas hidup baik yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi hemodialisis jangka panjang berkontribusi terhadap stabilitas klinis dan peningkatan kualitas hidup pasien GGK.
Copyrights © 2026